Minggu, 04 September 2022

PEMIMPI KECIL

Litle Eye



Setiap perkataan yang menjatuhkan 

tak lagi ku dengar dengan sungguh

Juga Tutur kata yang menghina

tak lagi kutanam dalam jiwa

ku hanya pemimpi kecil 

yang ber angan tuk merubah nasipnya.


kulayangkan jauh mata memandang

untuk melanjutakn mimpi yang terputus

meski peluh membasahi tanah

lelah penat tak menghalangiku

tuk temukan bahagia


kupejamkan mata

tarik sisa nafas yang dimiliki

lihat terlau banyak bintang yang bisa kau pilih

banyak jalan yang bisa kau ambil

dan ambilkan satu untuk ku


rasa takut yang selalu 

terngiang dalam diri

indra yang membiru

seprti dapat melihat diri sendiri

lusuh, kesedihan mendalam, 

rasa takut yang terus di genggam


dan sayap itu patah

semangat yang pudar

berhenti untuk menulis diatas air


di setiap malam 

hanya mengharapkan pengampunan 

dari setiap dosa" yang di perbuat

dan tidak meninggalkan arti hidup


Pasrah Bukan Masalah

risalah hanya kiasan arah

dan terus gelap hingga akhir


tak mampu melangkah

takdir telah patah

dari tiap mimpi yang yang berubah

tiap kata yang harus di tela'ah


aaaahhh tubuh hanya dapat berbaring

pikiran traveling

kenyataan hanya memancing

dan sisa hidup 

seperti menghitung kancing


pencipta,, jika engkau sayang hamba

jika ini hari akhir

jangan engkau berikan pilihan yang salah

jiwa ku, meronta

ketika hati dan pikiran 

tidak satu frequensi


bukan kah ku bisa melihat bintang

senyum menghiasi sang malam

yang berkilau bagai permata 

menghibur yang lelah jiwanya


Bukan kah hidup ada perhentian

tak harus kencang dan terus berlari

ku helakan nafas panjang 

tuk siap berlari kembali

Litle Eye / Author & Editor

Gunakan pikiranmu, gunakan akalmu, gunakan tenagamu,
jika semua sudah tidak bisa. Maka matilah kamu..

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Templatelib